Written By: Rida Nurfitri Annisa
Jakarta, RIDA Newsroom - Tanpa earphone, mendengarkan musik sambil bekerja, menonton video sepanjang perjalanan, dan menerima panggilan penting saat berjalan kaki tidak akan cukup. Namun, di balik kemudahan itu, ada bahaya yang jarang disadari: gangguan otak yang berkembang tanpa gejala.
Penggunaan earphone yang lebih sering, terutama dengan volume tinggi, bukan hanya berdampak pada kesehatan telinga. Sejumlah penelitian mulai mengaitkan kebiasaan ini dengan masalah neurologis, termasuk kemungkinan kerusakan pada saraf pendengaran, keseimbangan otak, peningkatan risiko stres kronis, dan gangguan kognitif.
Earphone dan Bahaya Paparan Suara Berlebih
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa lebih dari satu miliar anak muda di seluruh dunia berada dalam bahaya kehilangan pendengaran karena penggunaan headphone dan earphone dengan volume tinggi dan durasi yang lama. Sel-sel rambut halus di koklea telinga dalam, yang bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal ke otak, dapat rusak jika suara lebih dari 85 desibel masuk langsung ke saluran telinga.
Dalam jangka panjang, mengganggu sinyal dari telinga dapat menyebabkan kelelahan otak, penurunan konsentrasi, dan bahkan gangguan memori.
Dalam jangka panjang, mengganggu sinyal dari telinga dapat menyebabkan kelelahan otak, penurunan konsentrasi, dan bahkan gangguan memori.
Waspadai Risiko Kerusakan Neurologis
Studi dari University of Leicester, Inggris, menemukan bahwa paparan suara keras yang berkepanjangan dapat merusak saraf pendengaran dan bagian tengah otak. Hal ini terkait dengan hormon stres yang lebih tinggi, kelelahan sensorik, dan bahkan kemungkinan gangguan pada fungsi limbik otak, yang mengatur emosi dan daya ingat.
Selain itu, terlalu banyak suara dari earphone dapat menyebabkan masalah berikut:
Selain itu, terlalu banyak suara dari earphone dapat menyebabkan masalah berikut:
- Mengoptimalkan kualitas tidur
- Faktor yang meningkatkan kecemasan dan stres
- Memicu denging di telinga, atau tinnitus
- Menimbulkan ketidakseimbangan
Terlalu lama menggunakan earphone menyebabkan otak terus-menerus menerima stimulus auditif. Akibatnya, otak tidak memiliki waktu yang cukup untuk bersantai dari rangsangan sensorik. Hal ini dapat menyebabkan efek seperti kelelahan mental, gangguan suasana hati, dan bahkan kemungkinan gangguan fungsi kognitif ringan jika dibiarkan.
Selain itu, karena earphone berada langsung di dalam liang telinga, mereka meningkatkan risiko infeksi karena kurangnya sirkulasi udara dan karena perangkat jarang dibersihkan oleh pengguna.
Selain itu, karena earphone berada langsung di dalam liang telinga, mereka meningkatkan risiko infeksi karena kurangnya sirkulasi udara dan karena perangkat jarang dibersihkan oleh pengguna.
“Membatasi penggunaan earphone maksimal satu jam per hari dan menjaga volume suara di bawah 60% dari kapasitas maksimum perangkat.”
(Sumber: Kemenkes RI – Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular)
Tips Aman Menggunakan Earphone
- Gunakan volume maksimal 60% dari total kapasitas
Batasi penggunaan maksimal 60 menit secara terus-menerus
Gunakan headset tipe open-air atau over-ear, bukan yang menutup rapat liang telinga
Hindari penggunaan earphone saat tidur
Jaga kebersihan earphone dan telinga secara berkala
-
Berikan waktu istirahat bagi otak dan telinga dari paparan suara
Bebas Uang Pangkal, Bebas Biaya Pembangunan, Uang Kuliah Bisa Dicicil, emang ada? STIKES SUMBER WARAS SOLUSINYA!
JANGAN LUPA DAFTARKAN DIRIMU MENJADI BAGIAN DARI STIKES SUMBERWARAS!
INFO LEBIH LANJUT:
Tlp. 0813-8990-2029
Tlp. 0823-1024-6059
LINK PENDAFTARAN: https://pmb.stikessumberwaras.ac.id/
#PMB
#STIKESSSUMBERWARAS
#SarjanaAdminkes
#EarphoneBahaya #KesehatanTelinga #RisikoNeurologis #WaspadaKerusakanOtak

Waduh berarti playlist dj angkot yang nemenin aku perjalanan ga baik jg ya kalo lama lama
BalasHapusEh sama banget kayak bang Jordy, di balik helm ada headset yg terpasang ternyata bahaya ya
BalasHapusTakutttt. Kapok
BalasHapusGamau lagiiii bahaya bgt ke otak
BalasHapusThankyouu informasinyaa
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusya ampun ternyata bahaya ya, thaks infonya min
BalasHapusduh mana sering make earphone lagi
BalasHapusDuhh seremm
BalasHapusKeren infomasi nya
BalasHapusharus stop pake tws 24/7
BalasHapusUntungnya aku gak terlalu suka pake hedset
BalasHapuskurang kurangin deh pake earphone, ternyata bahaya juga
BalasHapusNih kaka aku sering. Nanti aku bilangin, Terima kasih edukasinya
BalasHapusomg aku sering banget pake earphone lama-lama 😭 thanks for sharing, beneran ngebuka mata!
BalasHapusTerima kasih infonya kak
BalasHapusTerimakasih informasinya kakak
BalasHapusiii seramnyoo, mantap prof terimakasih infonya sangat bermanfaat
BalasHapuswaduh ngeriii
BalasHapusuntung aku ga suka dengerin musik
BalasHapusmakasi info nyaa
BalasHapuswaduh serem juga yaa, thanks infonyaa
BalasHapusmakasi infonya
BalasHapuswaduh bahaya bgt nihhhh
BalasHapus